qencani_demi_cinta_kita

Demi cinta kita, sayangku, jujurlah tentang 5 hal ini padaku

Karena ketika ada kebohongan di antara kita, sudah menjadi tanggung jawabku untuk jadi yang pertama memperbaikinya

Tidak semua orang bisa jujur untuk beberapa hal, tak terkecuali dalam hubungan cinta.

Kadang demi cinta, ada satu dua perkara yang enggan diungkapkan pada orang tersayang. Entah karena malu atau takut merusak hubungan, itulah yang biasa dilakukan.

Untuk kamu, sayangku… jadilah berbeda dari wanita lain. Duduk yang nyaman, aku ingin mengatakan beberapa hal penting untukmu, untukku, untuk kita. Aku ingin membahas kebohongan-kebohongan yang selama ini kamu sembunyikan dariku.

Bukan berarti aku menuduhmu seorang pembohong, karena aku tahu kamu melakukannya karena benar-benar cinta. Dan karena aku pun mencintaimu, maka tolong jujurlah tentang lima hal ini padaku.

Demi cinta kita, jangan bilang kamu mau menerimaku apa adanya

Jujur, aku bukan cowok yang senang dibilang pantas dan tak punya kekurangan. Aku ini seorang pria, dan semua pria menyukai tantangan.

Ini bukan soal akan sekeras apa aku berjuang untukmu, tapi lebih pada kebohongan yang kamu lakukan padaku. Kamu tahu, setiap kali kamu bilang aku sempurna untukmu, ada semacam gurat tipis di wajah cantikmu yang membuktikan ketidakjujuran itu.

Semua orang berbeda, tentang fisik dan harapan-harapan. Maka dari itu, demi cinta kita, jujurlah tentang apa yang harus dan tak seharusnya kulakukan.

Aku yakin kamu punya keinginan dariku, sekecil apa pun itu. Entah itu sekadar membiasakan diri memakai parfum, atau mulai rajin mencukur kumis yang membuatku terlihat 10 tahun lebih tua darimu.

Tak perlu malu, katakan saja.

Kalau kamu terus diam seperti itu, berarti kamu pasrah dengan ketidakbisaanku. Aku tak suka itu. Memang tidak ada orang yang sempurna, tapi setidaknya, jujurlah agar aku bisa menjadi orang yang melebihi cukup untukmu.

Jangan bilang kamu tak suka dirayu

Sependiam apa pun kamu, pasti ada lengkung sayu di kedua pipimu saat aku bilang kamu cantik dengan sifatmu itu.

Sayang, tak ada wanita yang tak suka dirayu. Harusnya kamu tahu itu.

Dan asal kamu tahu, merayu bukanlah tentang hal yang berlebihan, atau personifikasi yang terlalu dipaksakan. Ketika aku mengatakan suka dengan satu-dua kebenaran dalam dirimu, itu artinya aku memuji dan mencintaimu.

Itulah makna sebenarnya dari merayu.

Kalau kamu menganggap merayu adalah apa yang dikatakan para pembual itu, lekas perbaiki cara berpikirmu. Merayu adalah kejujuran yang membuat nyaman, bukan kejujuran yang dilebih-lebihkan.

Jadi sayang, biarkan aku terus merayu.

“Aku gapapa” adalah kebohongan lain yang sering kamu ucapkan

Yang aku tahu, wanita memang seperti itu. Lebih baik diam menyembunyikan masalah ketimbang harus menyusahkan orang yang dicintainya.

Tapi aku berbeda, aku bukan pria yang hanya ingin mencintai kebahagiaanmu. Ketika ada hal yang mengganggu pikiranmu, bicaralah dan selesaikan bersamaku. Serumit apa pun itu, dua pikiran yang bekerja sama pasti lebih banyak membantu.

Setidaknya, jadikan kebersamaan ini sebagai ajang pembelajaran untuk melewati setiap kejadian buruk setelah kita berkeluarga nanti.

Ya, tentu saja aku punya rencana besar dengan melibatkan kamu. Karena itu, aku tak ingin membiarkanmu meratapi keintiman bersama masalahmu itu, sendiri.

Aku bukan satu-satunya yang ada di hatimu, kan?

Sebelumnya, terima kasih telah menerimaku. Terima kasih karena kamu mau memberiku kesempatan untuk memberi hal baik dan membahagiakanmu.

Tapi aku melihatmu pertama kali di saat wajahmu murung, seperti ada seseorang yang baru saja menggores bibir dan hatimu.

Sekarang, aku senang bisa membuatmu tertawa setiap hari. Tapi tolong, ceritakan tentang masa lalumu, tentang dia yang masih tersisa di hatimu.

Aku tak ingin tahu siapa namanya, aku hanya ingin kamu jujur tentang apa yang tidak bisa dia lakukan untukmu. Dengan begitu, aku bisa berjuang untuk mewujudkannya sekaligus membuang kenanganmu bersamanya. Selamanya.

Karena hanya dengan cara itulah kamu bisa benar-benar mencintaiku, benar-benar bisa mengikhlaskan masa lalumu, kemudian menutup semua luka di hatimu.

Kadang hidup adalah soal uang

Cinta adalah soal menerima kekurangan, aku paham itu.

Tapi hanya pasangan bodoh yang tak melibatkan materi dalam rencana hidup mereka. Karena itu, hilangkan pikiran munafik dalam hatimu.

Saat kita duduk bersama seperti ini, katakan apa rencanamu lima tahun ke depan. Sebuah rumah untuk kita dan sepasang anak kita? Atau ada keinginan lain? Katakan saja.

Yakinlah, aku tak akan berpikir buruk tentangmu. Itu justru sangat membantuku, karena aku jadi bisa mempersiapkan diri untuk mewujudkannya.

Ingat, ketika seseorang tidak mempunyai tujuan hidup yang pasti, dia akan melakukan apa pun dengan apa adanya. Kamu tidak ingin aku seperti itu, kan?

Sayang, mencintai adalah tentang menyandingkan dua pikiran. Ketika satu pikiran mencoba menutupi pikiran pasangannya, maka tidak akan pernah ada kejujuran di antara mereka. Seharmonis apa pun hubungan itu.

Aku yakin semua yang kukatakan tadi benar, dan mungkin hanya aku satu-satunya orang aneh yang kamu kenal.

Tidak, sayang… aku tidak aneh.

Demi cinta kita, aku hanya ingin berusaha menyamaratakan hati dan pikiran kita. Ketika ada kebohongan di antara kita, seremeh apa pun itu, sudah menjadi tanggung jawabku untuk jadi yang pertama memperbaikinya.

Bukannya apa-apa, ini memang kewajibanku untuk mewujudkan apa yang disebut orang sebagai cinta selamanya.

Saya Amanes Marsoum, salam.