Download Ebook Ultimate Relationship Guide. GRATIS!
qencani_kode_cewek

Kode cewek: Realita, idealisme, dan perihal suka atau tidak suka

Selalu ada alasan mengapa kode cewek akan terus eksis di planet Bumi

Mau mengelak seperti apapun, kode cewek adalah bagian dari realita hidup. Dan kabar buruknya, Mas Karjo, kode cewek bisa amat sangat membingungkan dan bikin frustasi.

Tapi… ya, mau bagaimana lagi. Tak ada pilihan lain bagi kita selain menerima, menganalisa, kemudian menafsirkannya.

Sama seperti ketika kita harus menerima dengan lapang dada bagaimana kode istri menginjak-injak ranah kejantanan kita, memangkas waktu leyeh-leyeh kita dengan seenakknya.

“Tapi, Kisanak, apa sih kode cewek itu sebenarnya?”

Begini, Mas Karjo…

Aturan daya tarik itu sederhana:

Ketika kamu menyukai seseorang, kamu akan cenderung ngobrol banyak dengannya, habis-habisan menghabiskan waktu bersama, atau (kalau beruntung) mendapat keintiman secara fisik darinya.

Di sisi lain, wanita punya perilaku unik. Mereka begitu konsisten dengan emosi yang mereka tunjukkan pada orang-orang yang mereka sukai atau benci.

Nah… dengan kode, wanita bisa bebas memanipulasi perasaan dengan sangat elegan.

Pada awalnya, mungkin kamu benar-benar mendapat kasih sayang dan perhatian dari seorang wanita. Tapi beberapa saat kemudian, dia ujug-ujug memperlakukanmu seperti orang asing yang pantas dicurigai—sebelum akhirnya mengasihi dan memperhatikanmu lagi.

Bingung?

Memang seperti itulah pola perilaku kaum Hawa yang telah terkontaminasi kode-kode unik di dalamnya.

Kalau dijabarkan lagi, sebenarnya ada enam alasan mengapa seorang wanita merasa harus menebar banyak kode:

  1. Wanita merupakan makhluk Tuhan bertipe perasa, bukan aktifis logika
  2. Secara naluri, dia masih ragu dengan perasaanmu
  3. Dia punya kepribadian yang lemah; cenderung bimbang saat harus menentukan pilihan
  4. Dia sedang menguji kesabaranmu
  5. Dia sedikit genit. Dan mungkin, dia juga menggoda pria lain selain kamu
  6. Dia ingin jadi sosok yang sulit didapatkan

O ya, masih ada satu alasan lagi mengapa kode cewek akan terus eksis di planet Bumi:

Mayoritas wanita percaya dengan dogma bahwa pria itu lebih tertarik (dan setia) pada wanita yang harus dikejar lebih dulu.

Dengan menebar kode dan sedikit ‘mempermainkan’ perasaanmu, maka akan muncul beberapa jaminan kalau kamu akan tetap bersamanya lebih lama, ketimbang ketika kamu tak perlu melakukan usaha apapun untuk mendapatkan hatinya.

Benar, kaum Hawa memang terlahir selicik itu.

“Lha terus, bagaimana cara berdamai dengan kode cewek, Kisanak?”

Pertanyaan bagus, Mas Karjo.

Sebenarnya, ada beberapa cara untuk menganalisa dan menafsirkan kode cewek, tergantung dari alasan mengapa kode-kode itu dibuat.

Langkah pertama adalah dengan benar-benar mengenali wanita yang kamu kejar dan bagaimana cara dia memainkan permainannya.

Selanjutnya, praktekkan empat langkah berikut ini—sesuai kondisi dan situasi:

1. Ikuti permainannya

Percaya deh, wanita itu bukan satu-satunya makhluk hidup yang bisa menebar kode.

Kalau seorang wanita benar-benar menyukaimu, dia akan terkejut oleh fakta bahwa sikap plin-plannya mungkin akan memaksamu untuk meninggalkannya.

Dengan terus mengikuti permainannya, dia justru akan terjebak dalam situasi dilematis; mempertahankan sikap idealis dengan kode-kodenya, atau, menyerah dan memberikan hatinya secepatnya.

2. Coba sedikit lebih agresif

Kalau seorang wanita menebar kode karena ingin menguji perasaanmu, kamu harus lebih agresif dan lugas dalam mengejar dia.

Kamu sangat pemalu atau tipe pria yang mendewakan pesona elegan?

Pilihannya ada di kamu; mendapatkan tempat terbaik di hatinya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, atau, konsisten dengan idealisme-mu itu tapi jomblo.

3. Tembak dia!

Menembak seorang wanita dengan cepat (setelah hanya beberapa hari atau beberapa minggu kenalan) adalah keputusan yang sangat riskan. Serius.

Tapi kalau kamu bisa melakukannya dengan benar, dia akan melihatmu sebagai truly manly yang punya tekad dan tidak suka main-main.

Trust me, it’s work! Saya berhasil melakukannya pada istri saya, beberapa tahun yang lalu.

4. Atau lupakan dia

Ini adalah opsi terakhir.

Kalau sejak awal kamu hanya menerima penolakan dan pada akhirnya kamu berpikir bahwa terus mengejarnya adalah hal yang sia-sia, maka jangan sia-siakan hidupmu.

Segera arahkan perhatianmu pada wanita lain yang lebih menjanjikan kemesraan, yang bisa menjamin menu sarapanmu kelak tak sebatas pada telor ceplok gosong dan mie instan.

Saya Amanes Marsoum, salam.

Featured photo credit: Maya Anggraeni.