qencani_kode_istri

10 kode istri ini 10 kali lebih brutal dari kode pacar

Memahami istri itu ternyata ribet, Mas Karjo!

Sebagai makhluk imigran dari planet Venus, wanita punya intelegensi luar biasa dalam hal adaptasi.

Dari hari ke hari, mereka selalu berkembang dan berimprovisasi di ranah yang mustahil kita kuasai; make-up dan memadu-padankan pakaian.

Kabar buruknya, itu belum seberapa.

Saking adaptifnya, mereka bahkan sanggup berevolusi secepat kilat di bidang yang naudzubillah rumitnya, apalagi kalau bukan kode-kodean.

Oleh sebab itu, Mas Karjo, kalau dulu saat pacaran kamu merasa paling expert dalam hal membaca kode pacar, percayalah, ilmumu itu tidak akan berguna lagi setelah kamu menjadi seorang suami!

“Kenapa, Kisanak?”

Sebab hanya beberapa hari pasca ijab qobul, seorang istri akan langsung menggunakan skill dan kapabilitasnya untuk menciptakan apa yang kemudian disebut sebagai kode istri.

Kode hasil mutasi genetika ini, Mas Karjo, 10 kali lebih brutal dari sekadar kode pacar.

Ibaratnya, kalau saat pacaran kamu butuh waktu satu hari full untuk memecahkan satu kode, maka, satu kode istri minimal baru bisa diterjemahkan secara kasar setelah 10 hari semedi. Itu pun dengan catatan, tanpa kelon dan tanpa dibuatkan sarapan.

10 kode istri dengan level paling mengkhawatirkan

Nah, maka, dengan menimbang bobot masalah dan urgensi fenomena ini, saya akan membeberkan 10 kode istri yang levelnya paling mengkhawatirkan.

Harapan saya sederhana, agar eksistensi para suami di Bumi Pertiwi tetap terjaga kemaslahatannya.

Di bawah ini ada 10 kode istri yang hukumnya wajib mu’aqqat untuk dipahami. Karena dengan memahaminya, semoga tingkat perceraian yang begitu latah di Indonesia bisa sedikit dikurangi.

Prang… klontang… pyarr

Saat kamu leyeh-leyeh di depan TV lalu dari arah dapur terdengar istri nyuci piring diiringi suara “prang… klontang… pyarr,” itu adalah sinyal kuat kalau banyak pekerjaan rumah yang belum selesai.

Udah, Mas Karjo… cepat berdiri dan ambil sapu, bantu bidadarimu membereskan rumah sedikit-sedikit.

Ngomelin anak

Hanya karena anak tak mau makan, istri ngomel-ngomel tak karuan. Persis online shoper yang kena PHP calon pelanggan.

Itu Mas Karjo, tandanya dia amat sangat butuh dibantu menjaga anak. Tak perlu nunggu ikut diomeli, segera ambil alih peran. Biarkan istri menuntaskan pekerjaannya yang lain.

Cemberut sepaket dengan omelan

Karena punya rencana beli rokok di warungnya Mbak Sri, dengan perasaan harap-harap cemas kamu bilang ke istri, “Bu, ada 20 ribu ga buat beli bensin?”

Eh, bukannya ngasih, dia malah auto cemberut plus ngomel-ngomel tak karuan. Peka sedikit, Mas Karjo, itu merupakan lampu merah tanda uang belanja mulai menipis sedangkan banyak kebutuhan rumah yang belum terpenuhi.

Lekas tancap gas, Mas Karjo! Oper ke gigi 6 langsung. Cari uang tambahan.

Membisu saat reuni

Biasanya sih istri ngomel membahana, tapi anehnya, dia mendadak diam seribu bahasa saat diajak menghadiri reuni.

“Itu apa maksudnya, Kisanak?”

Dia merasa sendiri, Mas Karjo. Kesepian. Diabaikan. Apalagi, kalau dia tahu ada mantanmu di acara itu. Istrimu itu Masya Allah perasanya. Karena itu, terus perhatikan dia!

Tak ada kabar sama sekali

Adalah hal yang wajar kalau kamu harus ke luar kota karena tuntutan kerja.

Tapi di saat temporary LDR seperti itu, istri malah hilang tanpa jejak. Sekalinya dihubungi, jawabannya singkat, padat, tidak jelas. Persis cewek ABG yang baru belajar ngambek.

Sebenarnya, itu adalah kode keras kalau dia kangen, ingin tahu kabar dan posisimu. Tapi karena perasaan kaum Hawa cenderung suka mengkudeta logika, dia gengsi menghubungi dulu, takut ganggu.

Ayolah, Mas Karjo… jangan lupakan tulang rusukmu! Anjing tetangga sudah siap mbribik lho.

Mewek di pojokan

Suatu sore, istri sudah terlalu lama di pojokan kamar dan tak terdengar suaranya. Sedetik kemudian, lha kok dia nangis pelan sambil sesegukan.

Peka sedikit, Mas Karjo!

Itu jelas dia sedang sedih. Dia sengaja mengeraskan tangisannya biar kamu ngeh, meluk dia sambil puk-puk dan ngomong “Bu, shopping yuk…?”

Terserah!

Bisa jadi, ini adalah satu-satunya kode pacar yang masih tetap dilestarikan istri. Mungkin karena terlalu berharga untuk dilupakan, terlalu manis untuk tidak diulangi lagi.

Apapun situasi dan kondisinya, “terserah” adalah jawaban paling menyeramkan bagi seorang suami ketika memberi pilihan pada istri. Salah pilih, jelas perang dunia ke-3.

Karena itu, Mas Karjo, pilih opsi terbaik kalau istri sampai memuntahkan jawaban ini dari bibir sensualnya.

Drama pasca nonton drama

Sehabis marathon nonton drama Korea, dalam tempo 1 x 12 jam, istri bercerita bagaimana seru dan dramatisnya drama yang dia tonton.

Peka, Mas Karjo, peka! 100 persen dia minta diromantisin. Besok, sempatkan mampir membeli bunga. Hadiahkan pada istri tercintamu sepulang kerja.

Tak usah muluk-muluk, setangkai mawar pun sudah ampuh untuk membuatnya tersenyum 7 x 24 jam. Persis mbak-mbak SPG Mangga Dua.

“Kok melotot, Bu?”

Di tengah asyiknya percakapan antara kamu, istri, dan orang ketiga tamu yang datang ke rumah, tiba-tiba dia melotot ke arahmu.

Sabar, Mas Karjo… sabar. Tak perlu panik, itu cuma kode istri yang jarang kamu temui. Ajak dia pura-pura ke dapur, kemudian tanya, “tadi Bapak salah ngomong apa ya, Bu?”

Cemberut sehari semalam

Dari bangun tidur sampai beranjak kelon malam harinya, istri tak henti-hentinya cemberut. Semua yang kamu lalukan dianggap salah dengan cara yang semena-mena. Lebih parah, hasil penerawangan kode 1-9 di atas tidak ada yang cocok.

“Ini gimana, Kisanak? Bisa mati aku.”

Mas Karjo, coba cek dulu, apa dia lagi PMS? Kalau benar, berarti kamu hanya bisa pasrah berdarah-darah dan memperbanyak doa.

“Hm, memahami istri itu ternyata ribet ya, Kisanak?”

Benar, Mas Karjo.

Tapi percayalah, uang bisa dicari, rumah bisa dibeli, tahta bisa diraih, dan istri ke-2 bisa dicari, tapi wanita yang ada di sampingmu itu, yang mau menemani dari titik nol itu, yang ikhlas tumbuh berkembang bersama hingga maut memisahkan itu, sungguh, tak akan pernah bisa terganti.

Jadi sebisa mungkin, bagaimana pun caranya, apapun metodenya, berusahalah untuk terus mengkaji ulang kode demi kode istri yang laknatullah itu.

Saya Amanes Marsoum, salam.